Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Launching TPST Belahanrejo Di Resmikan Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani

| Februari 29, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-03-01T04:52:06Z




Liputanphatas.Com || Gresik - Bupati Gresik "Fandi Akhmad Yani
meresmikan tempat daur ulang limbah rumah tangga dengan mesin pengelolaan limbah dengan teknologi RDF, yang terletak di-Desa Belahanrejo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik,

Sebelum Acara launhcing dimulai ditandai dengan Doa bersama yang dipimpin oleh sekda Kabupaten Gresik.

Acara tersebut dihadiri oleh 
Catrin Direktur penangan hukum B3 perwakilan Mentri lingkungan hidup dan kehutanan, Reny wulandari Direktur Semen Indonesia, Fery ismanto AOP Produsen Semen Indonesia, Oto Handrisno, Ona Hariana SH. M hum kajari Gresik, Danrami Kedamean, perwakilan Kapolres Gresik, Sri subaidah DLH Gresik.  Forkompimda Kecamatan Kedamean dan beberapa kepala OPD Pemerintah Kabupaten Gresik,serta Kepala Desa dan ibu-ibu PKK se-Kecamatan Kedamean. 

Dalam anggaran pembuatan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo kecamatan Kedamean Tahun 2022.
-Pembuatan hanggar sebesar. Rp.1.260.630.000. APBD Tahun 2022, -Pembuatan Hanggar lanjutan sebesar. Rp. 5.212.659.017. APBD tahun 2023,
-Pembelian peralatan dan mesin RDF, sebesar Rp. 3.779. 550.000. Berasal dari dana CBHTHT tahun 2023, -Dengan luas lahan yang di pakai untuk TPST Desa Belahanrejo seluas, 1,5 hektar yang terdiri luas bangunan 2075,22 meter persegi. 

Gus yani Dalam sambutannya  menyampaikan bahwa " pembangunan TPST di Desa Belahanrejo untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan bersama 4 kecamatan di gresik selatan dari sini kita bersama DLH harus kotmitmen mengatasi permasalahan sampah."

"Kami, di momen HUT Pemkab Gresik meresmikan TPST Belahanrejo di wilayah selatan, kita tahu di Gresik dulu disini tentu penyumbang di TPA Ngipik,” ujarnya, Kamis (29/2/2024).


Selain di Belahanrejo, di wilayah selatan juga ada TPST di Menganti dengan pola anggaran kolaborasi. Pemkab yang membeli alat RDF, kemudian tempat pembuangannya dibangun oleh pemerintah desa.

Maka dalam hal ini, kami komitmen kuat mengatasi sampah, kalau di kecamatan Menganti juga ada TPST dengan sinergi pemkab dan desa,” paparnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Gresik, Sri Subaidah mengatakan, mesin pengolah sampah di TPST Belahanrejo ini akan menjadikan sampah bernilai guna.

"Setidaknya hasilnya akan jadi briket dengan kapasitas 100 kilo per jam, ini akan menjadikan sampah bernilai tinggi,” terangnya.

"Untuk sementara briket yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk UMKM. Jika sudah banyak, akan dipergunakan untuk pengganti batu bara," ungkapnya.

"Mesin RDF telah dioperasikan di TPA ngipik, dan di Belahanrejo, dan mesin ini berkapasitas 2,5 ton/jam ini," Jelasnya. (Sri)

Editor : red
×
Berita Terbaru Update