Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perijinan Blackhole KTV Surabaya Tidak Sesuai Dengan Peruntukannya, Ketum AMI Meminta Satpol PP Tutup Blackhole KTV

| Oktober 09, 2023 | 0 Views Last Updated 2023-10-09T10:42:27Z



Liputanphatas.com || Surabaya - Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), meminta satpol PP kota Surabaya menutup tempat karaoke Blackhole KTV di Lenmarc mall Surabaya, buntut peristiwa tewasnya Dini Sera Afrianti (29).

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar, menyampaikan setelah penganiayaan yang dilakukan Gregorius Ronald Tannur (31) terhadap Dini hingga nyawanya melayang.

""Sangat diperlukan adanya evaluasi di tempat karaoke Blackhole Surabaya terkait prosedur pengamanan pengunjung yang terpengaruh dengan minuman beralkohol, sebut saja Baihaki Akbar, Senin (9/10/23).

Baihaki, juga menyebutkan Blackhole KTV Surabaya mempunyai standar operasional untuk mengatasi pengunjung yang tidak terkontrol karena minuman beralkohol, kami juga mendorong Satpol PP kota Surabaya atas nama Perda Trantibum, bisa melakukan penutupan tempat karaoke Blackhole Surabaya, dan jangan sampai Satpol PP kota Surabaya tidak melakukan apa-apa, karna kasus tersebut menjadi perbincangan nasional.

"Kami juga menduga terkait perijinan Blackhole KTV Surabaya belum lengkap dan masih ada syarat perizinan dasar yang belum dipenuhi oleh Blackhole KTV Surabaya, salah satunya Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) dan IMB tidak sesuai dengan peruntukkannya,"Jelasnya.

Lanjut kata dia, karna ijin yang dimiliki oleh pengelola, IMB yang peruntukkannya untuk Apartemen dan Hotel, oleh karna itu kami mendesak pihak pengelola untuk menghentikan kegiatan dan segera melengkapi administrasi perizinan terlebih dahulu.

"Sekali lagi kami dari organisasi Aliansi Madura Indonesia (AMI) meminta pemerintah kota Surabaya untuk lebih intens dalam pengawasan perizinan di kota Surabaya agar permasalahan seperti ini tidak sering terjadi,"ungkapnya.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) menambahkan, dan kami mendesak Satpol PP kota Surabaya untuk segera menutup Blackhole KTV Surabaya dan kalau Pemerintah Kota Surabaya melalui Satpol-PP kota Surabaya tidak berani menutup Blackhole KTV Surabaya.

"Maka kami yang akan turun untuk melakukan sweeping dan menutup Blackhole KTV, kami juga memastikan dalam waktu dekat akan segera turun aksi demo besar-besaran untuk menggeruduk dan mengepung Blackhole KTV Surabaya,"pungkas Baihaki Akbar.

(Red).
×
Berita Terbaru Update