Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Awak Media, Bersinergi ke Wisata Klurak ECO Park Kabupaten Mojokerto

| September 03, 2023 | 0 Views Last Updated 2023-09-03T17:15:48Z



Liputanphatas.com || Mojokerto - Membangun jaringan antar media kepada kepariwisataan merupakan suatu kebutuhan dalam menghadapi perkembangan dunia kepariwisataan yang semakin hari semakin meningkat.

Peran serta semua pihak diperlukan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di daerah. Perubahan yang ada menuntut kita untuk menciptakan inovasi kreatif, sehingga mampu berkoordinasi dan menjaga eksistensi alam yang terletak di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (3/9/2021).

Sigit selaku koordinator Pengurus wisata klurak ECO park, mengatakan kepada Awak Media Liputanphatas.com pariwisata adalah suatu bidang multi dimensi yang memerlukan sinergi atau kerjasama antar pemangku kepentingan terkait di dalamnya.

"Membangun jaringan kepada Media merupakan suatu cara untuk membangun pariwisata daerah yang terintegrasi, karena melalui kerjasama yang baik arah pengembangan memajukan Wisata alam,"tuturnya.

Lanjut Sigit, Objek wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto kebanyakan di Hari Minggu sekitar 700 pengunjung yang datang di tempat wisata alam yang sangat terjangkau tiket masuk ke Wisata klurak ECO park.

"Untuk itu, masyarakat dan wisatawan yang berkunjung dalam menjaga objek wisata alam yang ada di Kota Pacet Kabupaten Mojokerto,"tegasnya.


Sigit mengungkapkan, wisata Klurak ECO Park memang baru buka di bulan Januari 2023 dan sedang berkembang akhir-akhir ini, destinasi yang mengandalkan keindahan alam tersebut.

"Jadi estinasi favorit bukan hanya warga Kota pacet bahkan wisatawan luar daerah dan mancanegara.dan pengunjung juga dapat menikmati pemandangan alam di sekitar Wisata, berjalan-jalan disekitar
Menjadi tempat yang asik untuk healing dan merefresh pikiran,"jelasnya.

Pengurus wisata klurak ECO park
menambahkan, di tengah hutan pinus tersebut terdapat aliran sungai. Gemercik aliran sungai tersebut tentunya memberikan ketenangan ditengah suasana alam yang asri.Tak hanya bisa bermain air di sungai, kini sudah dikembangkan beberapa kolam renang.

"Tersedia 4 kolam dengan kedalaman sekitar 70 cm. Bermain air dari sumber alami dan lokasinya berada ditengah hutan pinus tentunya jadi daya tarik tersendiri. Ditempat tersebut juga terdapat air terjun yang dikelilingi pepohonan yang masih rimbun,"ungkapnya.

Harapan yang disampaikan Sigit kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak merusak lingkungan, serta tidak membuang sampah sembarangan. Gerakan ini akan dilakukan berkelanjutan.

"Agar pesan edukasi pariwisata bertanggung jawab dapat merubah pola pikir masyarakat dan wisatawan untuk bersama menjaga lingkungan hidup," pungkas Sigit.

(Pyk).
×
Berita Terbaru Update